Jakarta – Seorang pemuda di Jakarta Timur dilaporkan menjadi korban penipuan berkedok praktik paranormal, kehilangan satu unit sepeda motor, telepon genggam, dan dompetnya dalam insiden yang terjadi beberapa waktu lalu. Kasus ini menambah panjang daftar modus kejahatan yang memanfaatkan kepercayaan masyarakat terhadap hal-hal mistis.
Modus Operandi dan Kronologi Kejadian
Korban, yang identitasnya tidak disebutkan secara rinci oleh pihak berwenang, diperkirakan berusia awal 20-an. Ia terperdaya oleh bujuk rayu seorang pria yang mengaku memiliki kemampuan supranatural. Menurut informasi awal, pertemuan antara korban dan pelaku diduga bermula dari tawaran jasa ‘spiritual’ yang menjanjikan solusi atas masalah pribadi atau keberuntungan.
Pelaku dengan lihai membangun kepercayaan korban, meyakinkan bahwa korban sedang ditimpa kesialan dan membutuhkan ‘ritual pembersihan’ atau ‘pengisian energi’ agar hidupnya kembali lancar. Dalam proses penipuan ini, pelaku meminta korban untuk menyerahkan seluruh barang berharganya sebagai bagian dari ritual tersebut. Barang-barang yang diminta antara lain adalah sepeda motor yang digunakan korban, telepon genggamnya, serta dompet yang berisi uang tunai, kartu identitas, dan kartu penting lainnya.
Setelah barang-barang berharga tersebut berpindah tangan, dengan berbagai dalih seperti “menunggu proses energi” atau “mengambil perlengkapan ritual tambahan,” pelaku segera melarikan diri meninggalkan korban sendirian. Korban baru menyadari dirinya telah ditipu setelah pelaku tak kunjung kembali dan tidak dapat dihubungi. Peristiwa ini menunjukkan betapa rentannya seseorang terhadap janji-janji kosong yang dibalut nuansa mistis.
Kerugian Korban dan Langkah Penyelidikan Kepolisian
Kerugian materiil yang dialami korban cukup signifikan. Hilangnya sepeda motor tidak hanya berarti kehilangan alat transportasi utama, tetapi juga memengaruhi mobilitas dan mata pencarian jika korban mengandalkan kendaraan tersebut untuk bekerja. Sementara itu, hilangnya telepon genggam memutus akses komunikasi korban dengan dunia luar, dan dompet yang raib berisi identitas pribadi serta uang tunai menambah daftar panjang kesulitan yang harus dihadapinya pasca-penipuan.
Korban yang merasa dirugikan dan tertipu, segera melapor ke kantor polisi terdekat di wilayah Jakarta Timur pada 28 May 2026. Pihak kepolisian telah menerima laporan tersebut dan langsung memulai penyelidikan. Petugas dari Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Timur sedang mengumpulkan informasi dan bukti-bukti yang diperlukan untuk melacak keberadaan pelaku dan mengungkap jaringan penipuan serupa.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan tidak mudah percaya pada individu yang menawarkan jasa supranatural dengan janji-janji muluk, terutama jika diminta menyerahkan barang berharga atau sejumlah uang,” ujar seorang perwakilan kepolisian, menekankan pentingnya kewaspadaan publik terhadap modus penipuan semacam ini yang kerap menargetkan individu yang sedang dalam masalah atau mencari jalan pintas.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan indikasi penipuan atau aktivitas mencurigakan yang mengatasnamakan praktik spiritual. Penyelidikan kasus penipuan paranormal gadungan ini masih terus bergulir, dengan harapan pelaku dapat segera diringkus dan barang-barang korban dapat dikembalikan.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda






