JAKARTA – Taman Margasatwa Ragunan (TMR), salah satu destinasi wisata edukasi favorit di Jakarta Selatan, kembali menjadi sorotan menjelang perayaan Tahun Baru 2026. Pengelola memprediksi lonjakan jumlah pengunjung yang signifikan, diperkirakan mencapai 80.000 orang pada hari pertama tahun baru tersebut. Angka ini mencerminkan optimisme pengelola dan daya tarik abadi Ragunan sebagai tempat rekreasi keluarga yang terjangkau dan edukatif di tengah hiruk pikuk Ibu Kota.
Prediksi jumlah pengunjung yang mencapai puluhan ribu ini bukan tanpa alasan. Ragunan secara konsisten menjadi tujuan utama masyarakat Jakarta dan sekitarnya setiap musim liburan panjang, terutama saat pergantian tahun. Faktor-faktor seperti libur panjang akhir tahun, momen kebersamaan keluarga, serta harga tiket masuk yang relatif terjangkau, menjadi pendorong utama antusiasme publik untuk mengunjungi kebun binatang seluas 147 hektar ini. Selain itu, kondisi cuaca yang umumnya cerah di awal tahun juga kerap mempengaruhi keputusan masyarakat untuk berwisata di ruang terbuka.
Persiapan Matang Sambut Lonjakan Pengunjung
Menanggapi proyeksi lonjakan pengunjung, pengelola Taman Margasatwa Ragunan telah menyiapkan serangkaian langkah antisipatif untuk memastikan kelancaran operasional dan kenyamanan bagi seluruh wisatawan. Persiapan ini mencakup peningkatan jumlah personel di berbagai sektor, mulai dari petugas keamanan, staf kebersihan, hingga penjaga satwa. Penambahan loket penjualan tiket juga menjadi prioritas untuk menghindari antrean panjang yang kerap terjadi di masa liburan.
Koordinasi intensif telah dilakukan dengan pihak-pihak terkait, termasuk Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Kepolisian Lalu Lintas, untuk mengelola arus kendaraan dan kantong parkir di sekitar area Ragunan. Pengaturan lalu lintas di akses masuk dan keluar dipastikan akan lebih ketat demi menghindari kemacetan. Fasilitas umum seperti toilet, area makan, dan pusat informasi juga telah diperiksa dan disiapkan untuk menghadapi kapasitas pengunjung yang jauh lebih besar dari hari biasa.
“Kami telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kelancaran operasional dan kenyamanan pengunjung. Prioritas utama kami adalah keselamatan dan pengalaman edukatif yang berkesan bagi setiap individu dan keluarga yang datang. Kami mengajak masyarakat untuk mematuhi peraturan yang berlaku demi kenyamanan bersama,” ujar Bapak Bambang Wahyudi, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Margasatwa Ragunan, dalam pernyataan resminya pada 25 December 2025.
Pengalaman Edukatif dan Keamanan Jadi Prioritas
Selain fokus pada manajemen keramaian, pengelola Ragunan juga tetap berkomitmen untuk menyajikan pengalaman edukatif yang optimal bagi pengunjung. Berbagai koleksi satwa dari beragam spesies akan dapat dinikmati, lengkap dengan informasi mengenai habitat dan konservasinya. Program edukasi singkat dan interaktif juga direncanakan untuk menarik minat anak-anak dalam belajar tentang keanekaragaman hayati.
Aspek keamanan dan kesehatan pengunjung menjadi perhatian utama. Posko kesehatan dengan tenaga medis disiagakan di beberapa titik strategis untuk mengantisipasi kejadian darurat. Kamera pengawas (CCTV) dipastikan berfungsi optimal di seluruh area vital, dan petugas keamanan akan berpatroli secara rutin untuk memastikan ketertiban. Pengunjung diimbau untuk selalu menjaga kebersihan, membuang sampah pada tempatnya, dan mengawasi anak-anak mereka agar tidak terpisah dari rombongan.
Dengan persiapan yang matang dan komitmen terhadap pelayanan terbaik, Taman Margasatwa Ragunan siap menyambut puluhan ribu pengunjung pada Tahun Baru 2026, menegaskan posisinya sebagai ikon wisata edukasi dan konservasi yang tak lekang oleh waktu di tengah hiruk pikuk ibu kota.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda






