SURAKARTA – Kementerian Kebudayaan secara resmi menetapkan Keraton Kasunanan Hadiningrat di Surakarta sebagai Kawasan Cagar Budaya Peringkat Nasional. Penyerahan Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026 tentang Penunjukan Pelaksana Pelindungan, Pengembangan, dan/atau Pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya Keraton Kasunanan Hadiningrat dilakukan oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon di kompleks keraton pada 18 January 2026. Penetapan ini disambut baik sebagai langkah strategis dalam upaya pelestarian warisan budaya bangsa.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam sambutannya menekankan pentingnya Keraton Kasunanan Hadiningrat sebagai simbol kebudayaan Jawa yang tak ternilai. “Keraton ini bukan hanya situs bersejarah, melainkan juga pusat kebudayaan hidup yang terus menjalankan tradisi dan adat istiadat leluhur. Dengan status cagar budaya peringkat nasional, kita memberikan payung hukum dan dukungan penuh untuk memastikan keberlanjutan dan kelestarian warisan adiluhung ini bagi generasi mendatang,” ujar Fadli Zon.
Keputusan ini menandai pengakuan resmi negara terhadap nilai historis, arsitektural, dan filosofis Keraton Kasunanan Hadiningrat yang telah berdiri sejak abad ke-18. Proses penetapan ini melibatkan kajian mendalam dari tim ahli cagar budaya, serta koordinasi erat dengan pihak Keraton, pemerintah daerah, dan komunitas budaya setempat.
Makna dan Implikasi Status Nasional
Status sebagai Kawasan Cagar Budaya Peringkat Nasional membawa implikasi besar, terutama dalam hal perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan. Secara legal, keputusan ini memberikan dasar hukum yang kuat untuk mencegah kerusakan, perubahan bentuk, atau penyalahgunaan kawasan keraton.
Selain itu, penetapan ini membuka pintu bagi kucuran dana yang lebih besar dari pemerintah pusat untuk program-program konservasi, restorasi, dan revitalisasi. Ini juga akan mempermudah koordinasi antarlembaga dalam pengelolaan cagar budaya, melibatkan ahli konservasi, arkeolog, dan sejarawan dalam setiap langkah pelestarian.
“Kami berharap, dengan status nasional ini, Keraton Kasunanan Hadiningrat tidak hanya menjadi destinasi wisata sejarah, tetapi juga laboratorium hidup bagi penelitian budaya, pendidikan, dan pengembangan seni tradisi. Ini adalah investasi jangka panjang untuk identitas dan jati diri bangsa kita,” tambah Menteri Fadli Zon.
Pihak Keraton Kasunanan Hadiningrat, melalui perwakilannya, menyambut baik keputusan ini dengan penuh syukur. “Ini adalah penantian panjang dan harapan besar kami. Status ini bukan hanya pengakuan, tetapi juga amanah berat yang harus kami jaga bersama. Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah pusat dan seluruh elemen masyarakat demi kelangsungan Keraton,” tutur seorang juru bicara Keraton yang hadir dalam acara tersebut.
Masa Depan Keraton dan Komitmen Pelestarian
Ke depan, penetapan ini diharapkan menjadi katalisator bagi berbagai program inovatif. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Surakarta diharapkan dapat mengintegrasikan rencana pengembangan Keraton dalam masterplan tata ruang kota, memastikan kawasan pendukung keraton turut menjaga kekhasan budayanya.
Inisiatif pengembangan juga akan mencakup peningkatan kualitas pengalaman pengunjung, pengembangan produk ekonomi kreatif berbasis budaya, hingga program edukasi yang menjangkau generasi muda. Dengan demikian, Keraton Kasunanan Hadiningrat dapat terus berfungsi sebagai pusat peradaban dan sumber inspirasi.
Para sejarawan dan budayawan juga menyoroti pentingnya status ini dalam konteks pelestarian warisan takbenda yang melekat pada Keraton, seperti tari-tarian, musik gamelan, upacara adat, dan naskah-naskah kuno. “Pengakuan fisik harus sejalan dengan pengakuan terhadap warisan non-fisik yang tak kalah berharga,” ujar Dr. Ratna Sari, seorang pakar sejarah Jawa dari Universitas Gadjah Mada, saat dimintai tanggapan.
Dengan penetapan ini, Keraton Kasunanan Hadiningrat kini sejajar dengan sejumlah situs cagar budaya nasional lainnya yang menjadi kebanggaan Indonesia, memperkuat posisi negara dalam upaya global pelestarian warisan dunia.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda






