DEPOK, 15 February 2026 – Minggu pagi di Jalan Margonda Raya, Depok, tak hanya identik dengan deru langkah pelari dan riuh rendah pesepeda yang menikmati area bebas kendaraan bermotor (CFD). Belakangan, Car Free Day Depok telah bertransformasi menjadi panggung unik bagi interaksi komunitas dan edukasi publik, terutama melalui kehadiran hewan peliharaan eksotis yang dibawa oleh sejumlah warganya. Fenomena ini menyita perhatian dan menghadirkan dinamika baru dalam lanskap kegiatan akhir pekan di kota penyangga Ibu Kota ini.
Setiap minggunya, di antara keramaian warga yang berolahraga dan menikmati jajanan kuliner, mata pengunjung seringkali terarah pada gerombolan orang yang berkumpul mengelilingi pemilik hewan peliharaan. Bukan anjing atau kucing biasa, melainkan reptil seperti ular, iguana berukuran besar, atau jenis kadal eksotis lainnya yang dipamerkan secara aman. Kehadiran satwa-satwa ini tak pelak memicu rasa ingin tahu, terutama dari anak-anak yang jarang memiliki kesempatan berinteraksi langsung dengan hewan tersebut. Momen ini dimanfaatkan para pemilik untuk berbagi informasi seputar hewan peliharaan mereka, mulai dari jenis, habitat, makanan, hingga cara merawatnya.
Edukasi dan Interaksi Komunitas
Salah satu pemilik ular piton bernama Riko (35), yang telah rutin membawa peliharaannya ke CFD selama beberapa bulan terakhir, mengungkapkan motivasinya. Ia melihat CFD sebagai platform ideal untuk mengedukasi masyarakat, terutama dalam menghilangkan stigma negatif terhadap reptil.
“Banyak orang masih takut atau jijik dengan ular. Melalui interaksi langsung di CFD, kami ingin menunjukkan bahwa hewan-hewan ini bisa jinak, indah, dan merupakan bagian penting dari ekosistem. Kami juga menekankan pentingnya perawatan yang bertanggung jawab dan tidak membahayakan,” ujar Riko.
Pengunjung, terutama keluarga dengan anak-anak, menyambut baik inisiatif ini. Maria (40), seorang ibu rumah tangga yang datang bersama dua anaknya, mengaku terkejut dan senang dengan pengalaman baru ini. “Anak-anak saya sangat antusias. Mereka bisa melihat ular dari dekat dan bahkan menyentuhnya dengan pengawasan. Ini adalah edukasi yang tidak didapatkan di sekolah,” katanya.
Interaksi yang terjadi bukan hanya sebatas melihat dan bertanya, tetapi juga menciptakan ikatan antarwarga. Para pemilik hewan eksotis ini seringkali tergabung dalam komunitas pecinta reptil, yang kemudian menggunakan CFD sebagai ajang kopi darat, berbagi pengalaman, dan menarik anggota baru. Hal ini memperkaya fungsi CFD sebagai ruang publik yang bukan hanya untuk kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan sosial dan mental melalui interaksi positif.
Menggali Potensi Eduwisata Lokal
Fenomena hewan eksotis di CFD Depok ini juga membuka diskusi tentang potensi eduwisata lokal. Dengan daya tarik yang unik, CFD Depok berpotensi menjadi salah satu tujuan akhir pekan yang menarik, tidak hanya bagi warga Depok tetapi juga dari kota-kota sekitar. Kepala Dinas Pariwisata Depok, melalui pernyataan yang pernah disampaikan terkait pengembangan CFD, mengapresiasi setiap inisiatif komunitas yang memperkaya kegiatan publik.
Pihak penyelenggara CFD diharapkan dapat melihat potensi ini sebagai bagian dari upaya pengembangan kegiatan yang berkelanjutan. Tentu saja, aspek keamanan dan kesehatan hewan serta pengunjung menjadi prioritas utama. Diperlukan koordinasi lebih lanjut untuk memastikan bahwa kegiatan ini berlangsung sesuai standar keamanan dan etika pemeliharaan satwa. Regulasi terkait izin pameran hewan atau standar kebersihan harus dipertimbangkan untuk menjaga kenyamanan seluruh pengunjung.
Dengan demikian, CFD Depok tidak hanya sekadar jalur bebas kendaraan bermotor. Ia telah berevolusi menjadi sebuah arena multifungsi yang merangkum olahraga, rekreasi, kuliner, interaksi sosial, hingga pendidikan informal. Kehadiran hewan peliharaan eksotis menjadi bukti konkret bagaimana kreativitas warga dapat menyulap ruang publik menjadi medium pembelajaran dan hiburan yang tak terduga, sekaligus memperkuat identitas kota Depok sebagai kota yang dinamis dan berinovasi.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda






