Home / News / Wamendagri Bima Arya Ajak Mahasiswa Bentuk Daya Saing Global Berlandaskan Nasionalisme

Wamendagri Bima Arya Ajak Mahasiswa Bentuk Daya Saing Global Berlandaskan Nasionalisme

16 June 2026 – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyerukan kepada mahasiswa di seluruh Indonesia untuk mempersiapkan diri menjadi agen perubahan yang berdaya saing global, namun tetap kokoh berlandaskan nilai-nilai nasionalisme. Seruan ini disampaikan Bima Arya dalam sebuah kuliah umum di salah satu perguruan tinggi ternama di Jakarta, yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan civitas akademika.

Dalam orasinya, Bima Arya menggarisbawahi urgensi bagi generasi muda untuk memahami berbagai perubahan yang terjadi, baik di tingkat nasional maupun global. Menurutnya, pemahaman mendalam terhadap dinamika ekonomi, sosial, dan politik akan menjadi kunci bagi mahasiswa untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga unggul dalam menghadapi tantangan dan peluang yang kompleks di masa depan.

Menghadapi Dinamika Global dan Membangun Daya Saing

Bima Arya menekankan bahwa era saat ini ditandai oleh pergeseran paradigma yang cepat, mulai dari revolusi industri 4.0 hingga eskalasi geopolitik yang mempengaruhi berbagai sektor. Mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangsa, harus memiliki visi jauh ke depan dan kemampuan adaptasi yang tinggi. “Dunia terus berubah, dan kita tidak bisa stagnan. Mahasiswa harus menjadi yang terdepan dalam memahami tren global, menguasai teknologi baru, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan inovatif,” ujar Bima Arya.

Ia menambahkan bahwa daya saing global bukan hanya tentang penguasaan teknologi atau kemampuan berbahasa asing, melainkan juga tentang mentalitas proaktif dan keberanian untuk menciptakan solusi atas permasalahan bangsa. “Kita membutuhkan mahasiswa yang berani berinovasi, menciptakan lapangan kerja, dan membawa nama baik Indonesia di kancah internasional,” tambahnya.

Mengukuhkan Nasionalisme di Era Digital dan Kepemimpinan Berintegritas

Di tengah arus globalisasi yang kuat, Bima Arya juga menyoroti pentingnya menjaga dan menguatkan jiwa nasionalisme. Menurutnya, nasionalisme di era modern bukan berarti menutup diri dari dunia luar, melainkan kemampuan untuk berinteraksi secara global dengan tetap memegang teguh identitas, budaya, dan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar pijakan. “Nasionalisme harus menjadi pondasi kuat bagi setiap langkah kalian, menjadi filter terhadap pengaruh negatif, dan pendorong untuk berkontribusi maksimal bagi kemajuan bangsa,” tegas Bima Arya.

Selain itu, Wamendagri juga mengingatkan akan bahaya disinformasi dan hoaks yang marak di era digital. Ia mendorong mahasiswa untuk mengembangkan literasi digital yang kuat dan kemampuan memilah informasi secara kritis. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi agen kebenasan informasi, bukan penyebar kebingungan.

“Mahasiswa harus menjadi aktivis yang cerdas, mampu menganalisis perubahan, berinovasi, dan tidak mudah terbawa arus informasi yang menyesatkan. Kompetensi global harus dibarengi dengan jiwa nasionalisme yang kuat, karena di tangan kalianlah masa depan bangsa ini dipertaruhkan. Jadilah pemimpin yang berintegritas, yang mengedepankan etika dan moral dalam setiap keputusan.”

Bima Arya juga menyoroti pentingnya etika dan integritas dalam membangun kepemimpinan masa depan. Ia mengajak mahasiswa untuk mulai menanamkan nilai-nilai kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab sejak dini, baik dalam lingkungan akademik maupun kehidupan bermasyarakat. “Kepemimpinan yang kuat berawal dari integritas pribadi. Bangunlah reputasi kalian dengan perbuatan baik dan pikiran yang jernih,” pesannya.

Kuliah umum ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana mahasiswa antusias menyampaikan berbagai pertanyaan terkait peran pemuda dalam pembangunan nasional. Bima Arya berharap, melalui pertemuan ini, mahasiswa dapat semakin terinspirasi untuk menjadi generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental dan moral, siap menghadapi tantangan zaman dengan penuh optimisme dan semangat nasionalisme.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda

Tagged: