JAKARTA – Kawasan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat kembali menjadi daya tarik utama bagi masyarakat yang ingin menikmati liburan Idulfitri. Pada hari kedua perayaan Lebaran, 22 March 2026, Monas mencatat lonjakan signifikan jumlah pengunjung, mencapai angka 13.000 orang yang memadati area ikonik ibu kota tersebut.
Antusiasme tinggi ini diperkirakan karena Monas menawarkan kombinasi ruang terbuka hijau yang luas, nilai sejarah, serta program hiburan spesial yang disiapkan khusus selama periode libur Lebaran. Banyak keluarga memilih Monas sebagai destinasi rekreasi yang terjangkau dan mudah diakses di tengah kota.
Program “Lebaran di Monas” Jadi Daya Tarik Utama
Untuk menyambut dan memanjakan para pengunjung, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas telah menyiapkan serangkaian acara khusus bertajuk “Lebaran di Monas”. Program ini berlokasi di sisi selatan Monas dan menjadi magnet utama yang menarik perhatian ribuan masyarakat.
Dua atraksi unggulan yang paling dinantikan adalah pertunjukan video mapping dan air mancur menari. Video mapping menampilkan visual-visual menarik dan edukatif yang diproyeksikan ke sisi tugu Monas, menceritakan sejarah perjuangan bangsa atau keindahan budaya Indonesia, menciptakan pengalaman visual yang memukau bagi pengunjung dari berbagai usia. Sementara itu, pertunjukan air mancur menari yang diiringi musik dan tata cahaya berhasil menciptakan suasana meriah dan menghibur, terutama saat malam hari.
“Kami sangat bersyukur melihat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi untuk menghabiskan waktu liburan Lebaran di Monas. Ini menunjukkan bahwa Monas tetap menjadi destinasi favorit dan kami berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas serta program hiburan yang menarik bagi semua pengunjung,” ujar salah satu perwakilan pengelola Monas.
Pertunjukan-pertunjukan ini diselenggarakan secara berkala mulai sore hingga malam hari, memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati keindahan Monas baik di bawah teriknya matahari maupun dalam balutan cahaya malam.
Antisipasi Lonjakan dan Pengelolaan Kawasan
Dengan jumlah pengunjung yang mencapai belasan ribu orang, pihak UPK Monas telah melakukan berbagai persiapan matang untuk memastikan kenyamanan dan keamanan. Petugas kebersihan dikerahkan secara masif untuk menjaga kebersihan lingkungan Monas yang luas. Selain itu, tim keamanan juga disiagakan untuk mengatur arus pengunjung dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Pengelolaan fasilitas publik seperti toilet, area parkir, dan posko kesehatan juga menjadi perhatian utama. Meskipun Monas memiliki kapasitas besar, lonjakan pengunjung di hari-hari libur Lebaran selalu menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan.
Monas, yang merupakan simbol kemerdekaan Indonesia, tidak hanya menawarkan hiburan tetapi juga menjadi sarana edukasi sejarah bagi anak-anak dan keluarga. Banyak pengunjung memanfaatkan momen ini untuk berfoto, bersantai di area rumput, atau sekadar menikmati suasana kebersamaan. Diprediksi, jumlah pengunjung Monas akan terus meningkat selama sisa hari libur Lebaran, mengingat posisi Monas sebagai salah satu ikon wisata populer dan mudah dijangkau di pusat kota Jakarta.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda






