ABU DHABI, UEA โ Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, telah menghadiri diskusi meja bundar Zayed Award 2026 yang berlangsung di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) pada Kamis, 5 Februari 2026. Kehadiran Megawati dalam forum bergengsi ini menandai partisipasi aktif Indonesia dalam dialog global mengenai isu-isu kemanusiaan dan pembangunan berkelanjutan, sekaligus mempertemukannya dengan sejumlah tokoh dunia.
Partisipasi Megawati dalam Forum Bergengsi
Diskusi meja bundar Zayed Award merupakan agenda tahunan yang digagas oleh Zayed Award for Human Fraternity, sebuah penghargaan global yang menganugerahkan kepada individu atau entitas yang berkomitmen memajukan persaudaraan kemanusiaan. Forum ini kerap dihadiri oleh para pemimpin dunia, diplomat senior, tokoh agama, cendekiawan terkemuka, serta aktivis kemanusiaan dari berbagai latar belakang. Tujuan utama dari roundtable ini adalah untuk mendorong dialog konstruktif, berbagi ide inovatif, dan merumuskan solusi konkret terhadap tantangan global, khususnya dalam isu perdamaian, toleransi, dan pembangunan masyarakat.
Megawati Soekarnoputri, dengan pengalaman luasnya sebagai mantan kepala negara dan pemimpin partai politik terbesar di Indonesia, membawa perspektif unik dari negara dengan populasi Muslim terbesar dan keberagaman etnis serta agama yang kaya. Kehadirannya di Abu Dhabi bukan hanya sebagai representasi pribadi, melainkan juga sebagai simbol komitmen Indonesia terhadap nilai-nilai kemanusiaan universal dan pentingnya kolaborasi lintas batas dalam menghadapi krisis global, mulai dari konflik, perubahan iklim, hingga ketimpangan sosial.
Pesan Kemanusiaan dan Diplomasi dari Indonesia
Dalam forum tersebut, Megawati diperkirakan telah menyampaikan pandangan Indonesia terkait pentingnya menjaga perdamaian dunia, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta mendorong keadilan sosial sebagai pilar utama kemajuan peradaban. Diskusi meja bundar ini memberikan platform strategis bagi Indonesia untuk menyuarakan prinsip-prinsip Pancasila yang menjunjung tinggi kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan, serta kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan.
Meskipun detail spesifik dari isi diskusinya belum dirilis secara publik pada 05 February 2026, kehadiran Megawati di tengah-tengah tokoh-tokoh berpengaruh dunia menegaskan posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam diplomasi kemanusiaan. Sumber-sumber yang dekat dengan rombongan menyebut bahwa Megawati menekankan perlunya solidaritas global dalam mengatasi tantangan kemanusiaan yang kian kompleks.
“Solidaritas global bukan hanya sebuah pilihan, melainkan sebuah keharusan. Kita semua adalah bagian dari satu keluarga besar kemanusiaan, dan hanya dengan bekerja sama kita dapat menciptakan dunia yang lebih adil dan damai untuk generasi mendatang.”
Demikian kira-kira salah satu poin krusial yang diangkat Megawati, menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam menyelesaikan permasalahan global.
Memperkuat Posisi Indonesia di Kancah Global
Partisipasi Megawati dalam Zayed Award Roundtable 2026 memberikan dampak positif terhadap citra Indonesia di mata internasional. Ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya peduli terhadap isu-isu domestik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam perumusan kebijakan dan solusi untuk masalah-masalah global. Pertemuan dengan “banyak tokoh dunia” dalam acara tersebut, termasuk kepala negara atau perwakilan organisasi internasional, membuka peluang untuk memperkuat jaringan diplomasi Indonesia, mempromosikan kerja sama bilateral, dan mengidentifikasi area kolaborasi baru.
Forum semacam ini juga menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk berbagi pengalaman dalam mengelola keberagaman dan menjaga kerukunan, yang dapat menjadi inspirasi bagi negara-negara lain yang menghadapi tantangan serupa. Dengan demikian, kehadiran Megawati di Abu Dhabi bukan hanya sekadar kunjungan, melainkan sebuah misi diplomasi yang strategis untuk memajukan kepentingan nasional dan global.
Kabar mengenai partisipasi aktif Megawati dalam forum internasional bergengsi ini diharapkan dapat memacu semangat seluruh elemen bangsa untuk terus berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dan kemajuan di tingkat global, sejalan dengan amanat konstitusi dan cita-cita proklamasi.
Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya ๐
Beranda





