Home / News / Sultan HB X Turun Tangan Redam Amuk Massa di Polda DIY

Sultan HB X Turun Tangan Redam Amuk Massa di Polda DIY

Yogyakarta, 30 August 2025 – Sri Sultan Hamengkubuwono X, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus Raja Kraton Yogyakarta, secara mengejutkan hadir langsung di Markas Kepolisian Daerah (Polda) DIY pada Sabtu dini hari. Kehadiran pemimpin kharismatik ini menjadi titik balik dalam upaya meredakan kericuhan yang melibatkan ribuan massa demonstran, setelah berjam-jam aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak Jumat siang.

Dalam balutan busana sederhana, Ngarso Dalem, sapaan akrab Sultan, tampil di hadapan massa yang emosional. Ia berupaya menenangkan situasi tegang dan mengajak para demonstran untuk membubarkan diri secara tertib. Momen langka ini menunjukkan komitmen pemimpin tertinggi DIY dalam menjaga stabilitas dan kedamaian wilayahnya.

Kronologi Kericuhan dan Kehadiran Tak Terduga

Aksi demonstrasi yang dimulai sejak Jumat siang itu, mulanya berlangsung damai, menuntut perhatian pemerintah provinsi dan kepolisian terkait isu-isu kebijakan daerah yang dianggap merugikan masyarakat, khususnya menyangkut isu agraria dan kesejahteraan. Namun, seiring berjalannya waktu dan tidak adanya respons yang memuaskan dari pihak berwenang, suasana mulai memanas.

Menjelang Jumat malam hingga Sabtu dini hari, gelombang massa semakin membesar dan berubah menjadi anarkis. Barikade kepolisian di depan Mapolda DIY sempat ditembus, beberapa fasilitas umum dilaporkan rusak, dan terjadi bentrokan minor antara demonstran dengan aparat keamanan. Polisi telah berupaya melakukan negosiasi dan pembubaran persuasif, namun massa tetap bertahan dengan emosi yang memuncak.

Melihat situasi yang tak kunjung kondusif dan berpotensi menimbulkan eskalasi yang lebih parah, Sri Sultan Hamengkubuwono X memutuskan untuk turun langsung. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat biasanya seorang gubernur akan mendelegasikan perwakilan atau menempuh jalur komunikasi formal. Namun, status Sultan sebagai pemimpin adat sekaligus kepala pemerintahan di DIY, memberikan legitimasi dan kekuatan moral yang tak tertandingi.

Suara Ketenangan dari Pemimpin Adat

Setibanya di lokasi kericuhan, Sultan Hamengkubuwono X langsung berjalan menuju kerumunan massa tanpa pengawalan berlebihan, diiringi beberapa pejabat daerah. Kehadiran Ngarso Dalem sontak menarik perhatian ribuan demonstran. Suasana yang sebelumnya gaduh dan dipenuhi yel-yel protes, perlahan mereda menjadi hening.

Dengan suara tenang namun tegas, Sultan menyampaikan pesannya. Ia mengajak massa untuk kembali berpikir jernih, mengedepankan dialog, dan tidak menyelesaikan masalah dengan kekerasan. “Negara ini punya aturan. Mari kita selesaikan dengan cara yang baik, dengan musyawarah. Kericuhan tidak akan menyelesaikan masalah, justru akan merugikan kita semua. Mari pulang, jaga ketertiban bersama,” ucap Sultan yang kemudian disambut dengan beragam respons, mulai dari teriakan setuju hingga ajakan untuk tetap bertahan.

Namun, aura kewibawaan dan kearifan yang dipancarkan oleh Sultan secara perlahan mampu menembus emosi massa. Banyak demonstran yang pada akhirnya memilih untuk membubarkan diri secara tertib setelah mendengarkan langsung imbauan dari pemimpin yang mereka hormati itu.

“Kehadiran Ngarso Dalem ini sangat krusial. Ketika ketegangan memuncak dan sulit diredam oleh aparat, aura kewibawaan dan kearifan beliau mampu menenangkan massa yang emosional. Ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan batin antara masyarakat Yogyakarta dengan pemimpinnya, sebuah kearifan lokal yang sulit ditandingi,” ujar seorang pengamat sosial dari Universitas Gadjah Mada yang enggan disebutkan namanya.

Pasca-pembubaran massa, aparat kepolisian mulai membersihkan sisa-sisa aksi. Tidak ada laporan korban jiwa, namun beberapa demonstran mengalami luka ringan akibat bentrokan dan telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis. Pihak Polda DIY mengapresiasi langkah sigap Sultan dan menyatakan komitmen untuk membuka ruang dialog guna menindaklanjuti tuntutan para demonstran di kemudian hari.


Kunjungi halaman utama kami untuk berita terbaru lainnya 👉
Beranda

Tagged: